Home Hukum Presidium Alumni 212: Kegaduhan Datang dari Jokowi karena Aparat Kriminalisasi Ulama!

Presidium Alumni 212: Kegaduhan Datang dari Jokowi karena Aparat Kriminalisasi Ulama!

219
0
SHARE
Natalius Pigai

Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad al-Khaththath yang ditahan di Mako Brimob kini tengah dalam kondisi sakit. Sebab itu, ia yang dituduh makar oleh pemerintah, dinilai tanpa bukti diminta oleh umat Islam, yakni di antaranya Alumni 212 untuk segera ditangguhkan penahanannya.

“Kami, Alumni 212 meminta tolong kepada Komnas HAM untuk melakukan lobi agar ustadz al-Khaththath ditangguhkan penanganannya. Beliau saat ini sedang sakit. Apalagi saat ini sudah mendekati Ramadhan,” ujar Ketua Presidium, ustadz Ansufri Idrus Sambo, Jum’at (18/5/2017), di Komnas HAM, Jakarta.

Sebelumnya, lembaga pengawas penegak hukum ini juga menyampaikan bahwa pernah mengirimkan surat berupa pengajuan agar Sekjen FUI diberi penangguhan penahanan. Mengingat tuduhan makar oleh pemerintah tidak demikian adanya. Tetapi akhirnya hingga kini aparat kepolisian belum juga memberikan jawaban dari permohonan Komnas HAM tersebut.

Soal kegaduhan, ustad Sambo mengatakan bahwa hal itu bukan terjadi karena masyarakat. Sebaliknya, kegaduhan yang ada justru berasal dari pemerintahan sendiri.

“Kegaduhan itu justru datang dari Jokowi sendiri. Jangan salahkan rakyat!

Seandainya penista agama itu langsung dipenjara, akan selesai segera masalahnya. Ini kan tidak, malah dipertahankan. Rekayasa hukum,” jelasnya tegas.

Apabila ingin berhenti kegaduhan ini, maka ia menyarankan agar tidak ada lagi kriminalisasi kepada ulama. “Hentikan kegaduhan, Jokowi melalui aparat harus hentikan kriminalisasi ulama,” tutupnya harap. | RI

LEAVE A REPLY