Home Energi Ini 10 Masalah Besar Bangsa Indonesia, Kata Busyro Muqoddas

Ini 10 Masalah Besar Bangsa Indonesia, Kata Busyro Muqoddas

723
0

PRIBUMI – Ada 10 masalah besar Bangsa menurut Busyo Muqoddas, Apa saja inilah paparan mantan Wakil Ketua KPK ini .

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Busyro Muqoddas menyebutkan bahwa untuk mempertahankan kualitas sebagai umat unggulan dan sekaligus sebagaian bangsa yang berdaulat, kita perlu memahami secara garis besar permasalahan bangsa kita.

Busyro menyebutkan terdapat sepuluh masalah yang kini dihadapi bangsa Indonesia:

Pertama, bahaya bisnis besar narkoba yang telah menjadikan Indonesia sebagai pasar utama bisnis barang mematikan itu.

“Tercatat sudah terdapat jumlah pengguna narkoba sebanyak 5,9 juta. Korban yang tewas perhari 40 orang. Sararan utamanya adalah generasi muda. Sejumlah aparat TNI, Polri, dan petugas BNN (Badan Narkotika Nasional) bahkan anggota DPRD terseret di dalamnya,” ungkap Busyro saat menyampaikan Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Universitas Islam Indonesia (UII) Ahad (25/6).

Kedua, perampokan uang negara (korupsi) oleh aparat pemerintah pusat atau daerah, DPR/DPRD, DPD, Polisi, Jaksa, Hakim/Hakim Mahkamah Konstitusi, Menteri, Pengacara, Pebisnis Gelap dan Penyuap Pejabat, serta Dosen Negeri.

Ketiga, praktik jual jasa (suap) izin pendirian hotel, apartemen, pusat belanja modern, penambangan minyak, gas, mineral batubara, dan tata ruang daerah maupun nasional.

Keempat, praktik penguasaan 77% kekayaan negara oleh 10 pengusaha hitam dan 1 pengusaha keturunan yang diizinkan menguasai 6 juta hektar lahan.

“Kelima, tidak terbukanya aparat Polri dalam membongkar siapa sesungguhnya aktor dan dalang serangkaian panjang gerakan terorisme yang keji dan terkutuk,” tegas Busyro.

Keenam, praktik mafia suap (uang sogok) oleh kalangan pebisnis busuk kepada pejabat, politisi parpol, dan aparat penegak hukum yang telah menghancurkan martabat bangsa.

Ketujuh, meluasnya kahadiran “generasi android” yang telah menyita waktu produktif mereka.

Kedelapan, semakin terbiasanya ucapan bohong di depan jutaan rakyat dan pengakuan mendadak sebagai pejuang Pancasila dan NKRI tanpa bukti kejujuran dan kecerdasan.

Kesembilan, menjamurnya izin pasar dan pusat belanja modern berjejaring nasional yang mematikan pasar dan pusat ekonomi rakyat kelas menengah.

Dan yang terakhir yaitu terjadinya kesenjangan ekonomi sebagai pemicu ketidakadilan sosial dan munculnya sikap radikalisme dalam masyarakat yang berujung pada terorisme.

“Itulah sebagian problem negara kita yang telah membebani masa depan generasi muda dan negara kita,” terang Busyro.

Dalam kesempatan itu Busyro mengajak seluruh jama’ah yang hadir untuk mengembangkan keunggulan kualitas ruhaniyah dan taqwa yang telah diraih selama bulan Ramadhan kemarin dengan mendongkrak semangat perbaikan bangsa dan negara.

“Mari kita syukuri dengan penuh keceriaan dan optimisme yang kuat menghadapi permasalahan di atas. Salah satu langkahnya adalah dengan mempersiapkan anak-anak dan generasi penerus kita yang juga sebagai generasi penerus dan penyelamat masa depan bangsa,” ucap Busyro.

Jangan sampai negara kita jatuh pada cara pengelolaan yang tidak berkeadilan. “Sebaliknya umat Islam perlu segera bangkit menyelamatkan negara dan kekayaan alam yang melimpah dengan penuh semangat,” pungkas Busyro. | sumber adam/MUHAMMADIYAH.OR.ID

Previous articlePresiden Indonesia dan NOTONOGORO
Next articleKonflik Kepulauan Anambas Warga Korban Hutan Karet Milik Asing
Alamat Redaksi/Iklan/Promosi: PRIBUMI.ID tergabung dalam MEPRINDO MEDIA GROUP (MMG) The Manhattan Square Building Mid Tower, 12th Floor Jl. TB Simatupang Kav 1 – S Jakarta, 12560 – INDONESIA p : +62 21 8064 1069 f : +62 21 8064 1001 redaksi@pribumi.id, redaksipribumi@gmail.com dikelola di bawah naungan PT Meprindo (Media Pribumi Indonesia), dengan Akta Notaris Nomor 14 / 30 Oktober 2015. Notaris Raden Reina Raf’aldini, SH, dengan Pengesahan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Nomor AHU-2463874.AH.01.01.TAHUN 2015. Sebagai media kami membuka ruang jurnalisme yang sebenarnya. CEO/Penanggung Jawab & Pemimpin Redaksi: Aendra Medita K Redaktur Senior: Susi Andrini, A. Hendrawan, Hermana HMT Redaktur Pelaksana: Rachmat Edy Rhenoz Dharma Sidang Redaksi: Hermana Lina Alfajri Suka Ajie Hendrawan Sekretaris Redaksi: Lin Business Marketing Director: Ussie Samsi Teknologi Informasi: Andre Tyo Penasehat Hukum Gan Gan R.A. , SH www.jakartasatu.com Seluruh wartawan Pribumi.ID mengunakan ID CARD dan kami melarang/ menolak keras sogokan dalam bentuk apapun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here