Home Energi Nugroho Prasetyo: Yang Sedikit Harus Tahu Diri. Yang Banyak Jangan Menindas

Nugroho Prasetyo: Yang Sedikit Harus Tahu Diri. Yang Banyak Jangan Menindas

247
0
SHARE

PRIBUMI.ID – Pribumi miskin sepertiku memang layak direndahkan, dihina, dicaci-maki layaknya binatang, dikhianati, bahkan ditinggalkan sekalipun. Mungkin, kulitku yang sawo matang ini menjadi penyebabnya. Membuatku menjadi tidak meyakinkan untuk diberi kemuliaan dan lebih pantas disebut sebagai sudra. Aku sadar diri, aku memang bukan kaum borjuis. Namun, takdir ini kuterima dengan lapang dada. Bagiku, menerimanya adalah kehormatan.

Kelak tiba waktunya, matamu akan kubuka lebih lebar agar tidak kehilangan rasa hayat sejarah : leluhurku, R.M. Sahid alias Pangeran Sambernyowo, pendiri Pura Mangkunegaran, yang mengembalikan derajat dan martabat golongan Tionghoa setelah disiram oleh jelaga hitam “Geger Pecinan” (1740) dengan menjatuhkan keraton PB II di Kartosuro.

Tanpa dukungan kekuatan orang-orang Jawa dalam Perang Sepanjang, golongan Tionghoa takkan mampu menghimpun modal sosial dalam melewati pusaran zaman. Jika pengorbanan besar itu tak mampu menyadarkanmu di tapal batas mana seharusnya kamu berdiri, sejarah akan mengingatkanmu secara keras. Kertanegara akan lahir kembali ! Politik Benteng akan dihidupkan kembali ! PP No. 10/1959 akan diberlakukan kembali !

Jangan meletakkan dominasi ekonomi di tangan kanan, hendak pula menaruh kekuasaan politik di tangan kiri. Itu serakah. Itu kurang ajar. Sepanjang Nugroho masih hidup, jangan sekali-sekali bermimpi membangun tirani minoritas di atas negeri warisan Soekarno ini.

Yang sedikit harus tahu diri. Yang banyak jangan menindas. |AME/RED

LEAVE A REPLY