Home Hukum FAIZAL ASSEGAF: HANYA LOYALIS PKI YANG LARANG GERAKAN TAMASYA AL MAIDAH 51

FAIZAL ASSEGAF: HANYA LOYALIS PKI YANG LARANG GERAKAN TAMASYA AL MAIDAH 51

414
0
Ketua Progres 98 Faizal Assegaf

FAIZAL ASSEGAF: HANYA LOYALIS PKI YANG LARANG GERAKAN TAMASYA AL MAIDAH 51

PRIBUMI.ID – Tidak ada alasan melarangan Gerakan Tamasya Al Maidah 51. Gerakan yang dimotori ulama, para tokoh Islam dan jutaan kaum muslim itu untuk berpartisipasi mengawasi putaran kedua Pilgub DKI dari upaya kecurangan dan intervensi penguasa.

“Pihak Istana dan aparat keamanan tidak bisa mencegah sebab ini gerakan solidaritas yang bertujuan damai,” kata Ketua Progres 98 Faizal Assegaf kepada redaksi, Minggu (16/4).

Selain itu, kata dia, Gerakan Tamasya Al Maidah 51 sekaligus untuk merespon instruksi PDIP memobilisasi kadernya ke Jakarta untuk mendukung Basuki-Djarot. Munculnya reaksi untuk menghalangi gerakan ini dengan dalih keamanan, dalam hemat Faizal, merupakan kepanikan dari kelompok loyalis PKI dan pembela terdakwa penista agama, Basuki Tjahaja Purnama.

“Kelompok tersebutlah yang harus diwaspadai menyusup ke massa PDIP untuk datang ke Jakarta dengan sasaran menggagalkan kemenangan gubernur muslim,” imbuh Faizal.

Faizal mengatakan gejala kebangkitan laten PKI harus diwaspadai sebab jaringan kelompok tersebut telah masuk ke sendi-sendi negara dan masyarakat. Gencaranya kriminalisasi ulama dan penistaan agama tidak lepas dari perilaku komunis.

Ciri dan model propoganda politik mereka, sebut Faizal, selalu menyebarkan hasutan, fitnah dan segala cara busuk untuk menunjukan permusuhan kepada umat Islam. Mereka sangat sensitif dan panik bila kaum muslim bersatu.

“Munculnya Aksi Bela Islam dan kini berpuncak pada gerakan Tamasya Al Maidah 51 adalah solusi untuk melawan kebangkitan komunis,” kataya.

Dia menambahkan, Pilgub DKI merupakan momen strategis bagi umat Islam untuk mencegah kebangkitan PKI yang memaksakan kehendak melalui segala kecurangan untuk memenangkan terdakwa penista agama. Oleh sebab itu, gerakan Al Maidah 51 sangat relevan dan sejalan dengan aspirasi jutaan umat Islam untuk bangkit memenangkan gubernur muslim.

“Ini sekaligus untuk melawan kejahatan politik komunis di negeri ini,” demikian Faizal.[dem]

Previous articleBabinsa dan Operasi Intelejen/Media
Next articleRespon Pilkada Putaran Dua, Jurnalis Jakarta untuk Pilkada Damai
Alamat Redaksi/Iklan/Promosi: PRIBUMI.ID tergabung dalam MEPRINDO MEDIA GROUP (MMG) The Manhattan Square Building Mid Tower, 12th Floor Jl. TB Simatupang Kav 1 – S Jakarta, 12560 – INDONESIA p : +62 21 8064 1069 f : +62 21 8064 1001 redaksi@pribumi.id, redaksipribumi@gmail.com dikelola di bawah naungan PT Meprindo (Media Pribumi Indonesia), dengan Akta Notaris Nomor 14 / 30 Oktober 2015. Notaris Raden Reina Raf’aldini, SH, dengan Pengesahan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Nomor AHU-2463874.AH.01.01.TAHUN 2015. Sebagai media kami membuka ruang jurnalisme yang sebenarnya. CEO/Penanggung Jawab & Pemimpin Redaksi: Aendra Medita K Redaktur Senior: Susi Andrini, A. Hendrawan, Hermana HMT Redaktur Pelaksana: Rachmat Edy Rhenoz Dharma Sidang Redaksi: Hermana Lina Alfajri Suka Ajie Hendrawan Sekretaris Redaksi: Lin Business Marketing Director: Ussie Samsi Teknologi Informasi: Andre Tyo Penasehat Hukum Gan Gan R.A. , SH www.jakartasatu.com Seluruh wartawan Pribumi.ID mengunakan ID CARD dan kami melarang/ menolak keras sogokan dalam bentuk apapun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here