Home Hukum Gugatan Partai Demokrat Menang Atas Media Indonesia

Gugatan Partai Demokrat Menang Atas Media Indonesia

186
0

PRIBUMI.ID – Gugatan Partai Demokrat terhadap Media Indonesia, atas kasus¬†“Pemenang Tender Ditolak, SBY Bertindak” dinyatakan Majelis Dewan Pers telah mengeluarkan Keputusan terhadap sengketa tersebut dimana Media Indonesia MELANGGAR Pasal 1 dan 3 Kode Etik Jurnalistik karena: “tidak berimbang, tidak uji informasi dan mengandung OPINI YANG MENGHAKIMI”;

Atas KEPUTUSAN DEWAN PERS dalam perkara Partai Demokrat cq. Jansen Sitindaon vs. Media Indonesia:

Hari ini Rabu tanggal 21 Februari 2018, dalam sidang lanjutan yang diadakan oleh Dewan Pers terkait Pengaduan cq. Gugatan kami Partai Demokrat terhadap Media Indonesia.

Adapun terkait produk jurnalistik berita berjudul: “Pemenang Tender Ditolak, SBY Bertindak”, yang Pengadu persoalkan, Dewan Pers telah memutuskan:

1. Dewan Pers menilai berita Teradu Media Indonesia telah MELANGGAR Pasal 1 dan 3 Kode Etik Jurnalistik karena: “tidak berimbang, tidak uji informasi dan mengandung OPINI YANG MENGHAKIMI”;

2. Teradu Media Indonesia WAJIB memuat Hak Jawab dari Pengadu disertai PERMINTAAN MAAF kepada Pengadu dan MASYARAKAT LUAS selambat-lambatnya 3×24 jam sejak menerima konsep hak Jawab dari Pengadu dan ditautkan ke berita yang diadukan;

3. Jika Teradu Media Indonesia tidak melayani Hak Jawab dan ketentuan lain yang telah diputuskan diatas, maka Teradu Media Indonesia DIPINA DENDA sebanyak-banyaknya Rp. 500 juta rupiah sebagaimana ketentuan Pasal 18 ayat (2) UU Pers No. 40 tahun 1999.

4. Keputusan ini telah disetujui oleh Teradu Media Indonesia dengan di tanda tanganinya keputusan cq. Dokumen Risalah penyelesaian perkara oleh Sdr. Gaudensius Suhardi selaku Deputi Direktur Pemberitaan Media Indonesia (mewaki pihak Teradu Media Indonesia).

“Saya Jansen Sitindaon atas nama Pengadu dan seluruh kader Partai Demokrat se Indonesia ini, mengucapkan terimakasih kepada Dewan Pers atas proses persidangannya yang cepat dan responsif ini. Sehingga polemik dan sengketa ini dapat cepat dan segera diselesaikan,”jelas Jansen dalam rilis yang beredar, Rabu 21 Feb 2018.

Seperti yang disampaikan oleh Sdr. Gaudensius Suhaedi didalam persidangan sebelum pengambilan keputusan tadi, “Media Indonesia adalah sahabat Demokrat, mungkin karena kita kurang saling kenal saja”.

Saya selaku Pengadu dengan ucapan yang sama sepakat dengan ucapan Sdr. Gaudensius ini, bahwa: “semua Media termasuk Media Indonesia adalah sahabat kami Demokrat. Pengaduan ini sebagaimana telah di sampaikan sejak awal adalah bagian dari tindakan sayang kami untuk mengingatkan teman kami para rekan-rekan Media. Karena teman yang baik adalah teman yang berani mengingatkan kalau teman tersebut salah, agar kedepan semakin lebih baik lagi,” tandas Jansen Sitindaon. | RPB/KAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here